Hp pada zaman sekarang sangat penting, apalagi dalam dunia bisnis. tetapi tahukah kita kalau Hp bagi para pelajar ternyata dapat menyebabkan banyak hal yang dapat merugikan kaum pelajar. alasan mereka memiliki Hp karena :
1)Untuk mempermudah komunikasi
Untuk memudahkan berhubungan dengan orangtua, teman, bahkan pacar (jika punya). HP memang tepat untuk pelajar yang mempunyai tempat tinggal jauh dari sekolah.
2)Untuk dapat mengikuti mode yang telah trend dengan bahasa yang gaul
Misalnya seorang pelajar ber-sms dengan menggunkan kata yang lebih singkat dan lagi trend di kalangan pelajar.

nach dampak dari Hp ini antara lain :
1)Konsentrasi belajar menurun
Konsentrasi terhadap pelajaran menjadi berkurang karena lebih mementingkan HP mereka yang digunkan untuk ber-sms sama teman maupun membalas sms dari teman. Terlebih lagi sekolah yang memiliki pengawasan yang kurang ketat sehingga para siswa memiliki waktu luang untuk ber-sms.
2)Pengeluaran menjadi bertambah / boros
Dengan anggaran orangtua yang serba minim para siswa memaksa orangtuanya untuk dapat dibelikan HP. Belum lagi para pelajar setelah itu harus meminta uang kepada orangtua untuk membeli pulsa setip bulan bahkan setiap hari.
3)Meningkatnya video porno dan kata-kata yang tidak senonoh
Ini adalah akibat yang paling berbahaya dalam penggunaan HP oleh para pelajar. Mereka menggunakan HP dengan tujuan yang menyimpang contohnya seperti mengisi video porno kedalam HP dan menggunakan kata-kata yang tidak senonoh.

nach ternyata sangat merugikan kan??? Dari sepengatahuanku HP itu lebih banyak keburukannya daripada manfaatnya. Lebih baik jika guru memperbolehkan para siswanya untuk membawa HP atau sekedar mengaktifkannya saja. Pasti dengan larangan memawa HP ke sekolah para siswa akan melakukan protes kepada guru mereka. Toh apakah dengan cara itu para guru dapat menghentikan penyalah gunaan HP oleh para siswa?. Tentu saja itu tidak dapat menghentikan penyalah gunaan HP. Walaupun terdapat video atau gambar yang tidak senonoh dan sudah dihapus oleh para guru,itu akan sia-sia jika nanti dirumah para siswa mengisi kembali HPnya dengan gambar atau video yang tidak senonoh.